Artikel

Museum Virtual 360: Edukasi Gempa Berbasis Ilmu Titen

Apa Itu Museum Virtual SASMITA? Museum Virtual SASMITA merupakan media pembelajaran digital yang menggabungkan teknologi Virtual Tour 360 dengan hasil penelitian mengenai Ilmu Titen masyarakat pesisir Bantul dan potensi Megathrust Selatan Jawa. Pengunjung dapat menjelajahi lokasi penelitian secara virtual sambil mempelajari hubungan antara kearifan lokal, kondisi lingkungan pesisir, dan mitigasi bencana. Melalui media ini, informasi penelitian tidak hanya disajikan dalam bentuk teks, tetapi divisualisasikan secara interaktif sehingga lebih mudah dipahami oleh pelajar maupun masyarakat umum. Mengapa Museum Virtual Ini Dibuat? ...

Peta Interaktif Ekspedisi Sasmita

Peta Ekspedisi Interaktif SASMITA merupakan media yang membantu pengunjung mengenal kawasan penelitian di pesisir Kabupaten Bantul secara lebih mudah. Melalui peta ini, pengguna dapat menjelajahi lima lokasi penelitian dan melihat informasi yang disajikan berdasarkan tiga mode pembelajaran. Setiap lokasi pada peta terhubung dengan Museum Virtual SASMITA sehingga pengunjung dapat berpindah dari peta menuju visualisasi lokasi secara langsung. Lokasi penelitian meliputi: Pantai Parangtritis Pantai Depok Pantai Samas Pantai Goa Cemara Pantai Baru 🌿 Mode 1 – Eksplorasi Budaya Mode ini memperkenalkan ...

Kegiatan Mitigasi SMAN 1 Bambanglipuro

Infografis Mitigasi Bencana Edukasi Kesiapsiagaan Berbasis Ilmu Titen dan Data Ilmiah Mitigasi bencana merupakan langkah penting dalam mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh gempa bumi dan tsunami. Melalui SASMITA Pesisir Selatan, informasi mitigasi disajikan dalam bentuk infografis yang sederhana, menarik, dan mudah dipahami oleh pelajar maupun masyarakat umum. Infografis ini dikembangkan berdasarkan hasil penelitian yang menggabungkan Ilmu Titen sebagai kearifan lokal masyarakat Jawa dengan data ilmiah kebencanaan, sehingga mampu memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana. Mengapa Mitigasi Itu ...

Tanda-tanda Alam

Mengetahui Dan Membaca Tanda-Tanda Alam Sebelum Terjadinya Bencana melalui opini Dan pengalaman masyarakat. Alam memiliki berbagai perubahan yang dapat menjadi Salah satu bagian dari informasi penting dalam memahami kondisi lingkungan. Dalam kearifan lokal Jawa, pengetahuan mengenai tanda-tanda alam tersebut dikenal sebagai Sasmita, yaitu pengertian terhadap gejala atau perubahan alam yang diamati secara turun-temurun sebagai bentuk kewaspadaan terhadap terjadinya suatu peristiwa alam. Sasmita dapat berupa perubahan yang diamati pada lingkungan, seperti perilaku hewan yang tidak biasa, perubahan kondisi air, munculnya suara ...

Rentetan Sejarah Terjadinya Gempa di Selatan Yogyakarta

Berdasarkan rekam jejak sejarah kejadiannya, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan wilayah yang memiliki berbagai potensi bencana, baik bencana alam, nonalam, maupun sosial. Salah satu ancaman yang memiliki sejarah panjang dan berulang adalah gempa bumi. Secara tektonik, Yogyakarta berada pada kawasan seismik aktif dan kompleks karena terletak di bagian selatan Pulau Jawa yang berdekatan dengan zona tumbukan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia serta memiliki sejumlah sesar aktif di daratan, termasuk Sesar Opak. Kondisi tersebut menjadikan wilayah Yogyakarta memiliki potensi kegempaan yang ...

Ilmu Titen Menurut Masyarakat Pesisir Selatan Yogyakarta

SASMITA Pesisir Selatan Rekonstruksi Ilmu Titen sebagai Peramalan Jawa Tradisional dalam Membaca Isu Megathrust di Yogyakarta SASMITA Pesisir Selatan merupakan sebuah penelitian yang mengkaji bagaimana Ilmu Titen, sebagai pengetahuan tradisional masyarakat Jawa, dapat dipahami kembali dalam konteks ilmu kebencanaan modern. Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa wilayah pesisir selatan Daerah Istimewa Yogyakarta berada di kawasan yang memiliki potensi gempa bumi besar akibat aktivitas Megathrust Selatan Jawa. Melalui pendekatan ilmiah yang dipadukan dengan kearifan lokal, penelitian ini tidak bertujuan menggantikan informasi ...

Konsep SASMITA: Mengintegrasikan Ilmu Titen dan Sains dalam Edukasi Mitigasi Megathrust

Ketika Budaya Bertemu Sains Pesisir selatan Yogyakarta dikenal sebagai kawasan yang memiliki panorama alam yang indah sekaligus menyimpan potensi ancaman gempa megathrust dan tsunami. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa wilayah ini berada di dekat zona subduksi aktif, sehingga masyarakat perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai risiko bencana serta langkah-langkah mitigasinya. Di sisi lain, masyarakat pesisir juga memiliki kekayaan pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun dalam bentuk Ilmu Titen. Penelitian ini lahir dari keyakinan bahwa kedua bentuk pengetahuan tersebut dapat saling ...

Konsep Gempa Dan Megathrust Dari Pandangan BMKG

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat aktivitas gempa bumi yang tinggi karena berada pada pertemuan beberapa lempeng tektonik. Kawasan pesisir selatan Daerah Istimewa Yogyakarta termasuk wilayah yang memiliki potensi terdampak gempa bumi dan tsunami akibat aktivitas Megathrust Selatan Jawa. Melalui penelitian SASMITA Pesisir Selatan, mitigasi risiko dipahami sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dengan menggabungkan kearifan lokal (Ilmu Titen) dan informasi ilmiah. Pendekatan ini bertujuan membantu masyarakat lebih mengenali lingkungan sekitar sekaligus memahami langkah yang tepat saat menghadapi keadaan darurat. ...

Hasil Ekspedisi SASMITA di Pesisir Bantul

Dokumentasi Lapangan sebagai Dasar Pengembangan Museum Virtual Ekspedisi lapangan merupakan tahapan penting dalam penelitian SASMITA Pesisir Selatan. Kegiatan ini dilakukan untuk memperoleh dokumentasi visual, mengamati kondisi lingkungan pesisir, serta mengumpulkan informasi yang menjadi dasar penyusunan media edukasi berbasis website, peta interaktif, dan museum virtual. Seluruh proses observasi dilaksanakan di lima lokasi penelitian di pesisir Kabupaten Bantul, yaitu Pantai Parangtritis, Pantai Depok, Pantai Samas, Pantai Goa Cemara, dan Pantai Baru. Tujuan Ekspedisi Melalui kegiatan ekspedisi, tim penelitian berupaya: Mendokumentasikan kondisi kawasan ...